Lika-Liku Xpander Head to Head Di Sengitnya Segmen LMPV Dalam Negeri


Keikutsertaan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), pada acara GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 memperoleh sambutan yang lumayan bagus dari masyarakat tanah air. Pasalnya, dalam jangka sebelas hari dari tanggal 18 [sampai dengan|hingga} 28 Juli 2019 diselenggarakannya even pameran otomotif tersebut, MMKSI berhasil mencatatkan surat pesanan kendaraan atau SPK sampai menyentuh angka 4.909 unit.

Catatan tersebut bahkan melewati target penjualan yang ditetapkan pada awal pameran, yaitu sebesar 4.000 unit. Bahkan, perolehan tersebut juga mampu melompati hasil penjualan pada acara yang sama di tahun 2018 yang membukukan SPK hingga 4.509 unit. 

Model utama Small MPV Mitsubishi Motors, Xpander menjadi model  dengan angka sales terbaik yakni sampai dengan 54% dan mampu membukukan SPK hingga 2.638 unit. Adapun kontribusi terbesar disumbangkan oleh varian Ultimate yang tercatat sebanyak 53% dari seluruh angka penjualan.

Promo Mitsubishi Xpander
Mitsubishi Xpander, secara resmi dipublikasikan di Indonesia oleh PT.MMKSI pada event Gaikindo International Auto Show (GIIAS) 2017. 

Atas keterangan Tsunehiro Kunimoto, Corporate Vice President Mitsubishi Motors Corporation saat itu, mereka bangga menyuguhkan Xpander di dalam negeri  yang masuk dikelas LMPV yang dihuni oleh Avanza-Xenia bersama Ertiga-Mobilio. Xpander dengan bangga diperkenalkan karena diproduksi secara lokal di Indonesia  dan dipasarkan bukan hanya di pasar Tanah Air, namun juga untuk pasar ekspor khususnya ke beberapa negara Asean.

Xpander hadir di kelas mobil keluarga dengan desain modern yang dibubuhi sedikit unsur sebuah Crossover. Perpaduan itu memunculkan ketangguhan sebuah SUV khas Mitsubishi dengan kenyamanan ala mobil keluarga di segmen MPV. Finalnya, Xpander berhasil dengan cemerlang hadir sangat baik sebagai kolaborasi dari kedua DNA tersebut. Hal itu pula yang menjadikan mobil keliuarga Mitsubishi ini dapat bersaing di antara para pesaing dikelasnya.

Mitsubishi Xpander sendiri ialah tindak lanjut dari model projek XM Concept. Prototipenya ditampilkan pertama kali ke muka public pada even GIIAS 2016. Kala itu, telah diumumkan bahwa versi produksinya nanti bakal mirip dengan mobil konsep yang dipamerkan. 

Realisasi tersebut sepertinya menjadi janji Mitsubishi untuk dipenuhi, dan pada akhirnya memang terpenuhi. Popularitas Mitsubishi Xpander pun langsung terangkat dan bahkan mampu menggoyang pasar LMPV sejak itu, bahkan beberapa bulan kemudian Xpander sanggup menggeser dominasi Avanza Xenia yang mululu merajai pasar mobil keluarga di dalam negeri  ini.

Harga Perdana Mitsubishi Xpander
Kehadiran Xpander membuat beberapa pemerhati otomotif tanah air sempat berkomentar, haruskah kompetitornya khawatir? Pasalnya, mereka mengetahui bahwa Xpander menyuguhkan standar baru dalam kelas LMPV melalui bentuknya yang modern dan beberapa fitur lain yang menyertainya.
Dari sisi harga pun Mitsubishi sepertinya paham, bahwa untuk masuk ke dalam kategori mobil keluarga yang ramai ini, faktor harga bakal sangat menentukan disamping dari teknologi dan desain mobil itu sendiri.

Berikut daftar harga dan varian Mitsubishi Xpander pada saat pertama kali meluncur di Tanah Air:
Mitsubishi Xpander GLX  : Rp 189.500.000
Mitsubishi Xpander GLS : Rp 208.550.000
Mitsubishi Xpander Exceed MT : Rp 214.550.000
Mitsubishi Xpander Exceed AT : Rp 224.950.000
Mitsubishi Xpander Sport AT : Rp 237.150.000
Mitsubishi Xpander Ultimate : Rp 244.350.00

Spesifikasi Mitsubishi Xpander
Performa

Kapasitas mesin
1499 cc Tenaga 103 hp, Torsi 141 Nm
Konsumsi BBM dalam kota (kmpl)
10.7 Km/Lt
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Konsumsi BBM Tol
14.8 Km/Lt
Dimensi & Kapasitas

Kapasitas Tempat Duduk
7 Kursi
Kapasitas Tangki Bahan Bakar (liter)
45 L
Panjang
4475 mm
Ground Clearance
200 mm
Lebar
1750 mm
Tinggi
1695 mm
Suspensi & Rem

Suspensi Depan               
MacPherson Strut
Suspensi Belakang
Torsion Beam
Jenis Shockbreaker
Coil Spring
Transmisi

Girboks                
5-Speed
Jenis Transmisi
Manual
Detil Mesin

Jumlah Silinder
4
Katup per Silinder           
4
Konfigurasi Katup            
DOHC
Sistem Suplai Bahan Bakar           
Direct Injection

Daftar Harga Mitsubishi Xpander terbaru
Varian
Harga
Spesifikasi
GLX M/T
Rp 215,05 Juta*
7 Kursi, 1499 cc, 103 hp, Bensin
GLS M/T
Rp 231,55 Juta*
7 Kursi, 1499 cc, 103 hp, Bensin
GLS A/T
Rp 238,55 Juta*
7 Kursi, 1499 cc, 103 hp, Bensin
Exceed M/T
Rp 242,55 Juta*
7 Kursi, 1499 cc, 103 hp, Bensin
Exceed A/T
Rp 248,95 Juta*
7 Kursi, 1499 cc, 103 hp, Bensin
Sport M/T
Rp 251,15 Juta*
7 Kursi, 1499 cc, 103 hp, Bensin
Sport A/T
Rp 261,15 Juta*
7 Kursi, 1499 cc, 103 hp, Bensin
Ultimate A/T
Rp 269,85 Juta*
7 Kursi, 1499 cc, 103 hp, Bensin

Honda Mobilio Versi Special Edition

Honda menghadirkan lmpv andalannya yakni Mobilio Special Edition di bulan April 2018 ini. Perubahan yang ditanamkan pada Mobilio 2018 hanya sekedar ubahan minor pada bagian eksterior dan interiornya.


Sebagai sebuah varian edisi spesial yang muncul berbarengan dengan Suzuki All New Ertiga (19/4), PT Honda Prospect Motor (HPM) menyampaikan bahwa Mobilio satu ini sangat istimewa dan eksklusif. Pasalnya hanya tersedia dalam jumlah terbatas.

"Mobilio Special Edition hanya ada 800 unit saja, terbatas sekali," ungkap Jonfis Fandy selaku Direktur Pemasaran PT HPM.

Honda Mobilio Special Edition dilepas dengan harga Rp 228,9 juta. Edisi spesial ini basisnya diambil dari Mobilio tipe E CVT namun memiliki sejumlah perbedaan seperti adanya New Front Grille Design dan New Fog Lamp Garnish yang membuat tampilan terlihat mewah serta ada New Exhaust Pipe Finisher di bagian belakang dan pelek berdesain baru dengan ukuran 15 inci.

Sedangkan untuk interiornya, Mobilio Special Edition mendapatkan head unit baru dengan model Floating Touchscreen berukuran delapan inci yang kompatibel dengan berbagai format media musik seperti AM/FM Radio, MP3, USB Port, Aux Input, Bluetooth dan Smartphone Connection. Head unit ini juga dapat menampilkan multimedia melalui HDMI Mode dengan kabel opsional dan Android Mode dengan Smart Appcar. Selain itu, terdapat tambahan Armrest Console pada bagian tengah kabin depan.

Untuk mesinnya, tidak ada perbedaan dengan versi regular karena masih mengandalkan mesin yang sama yaitu 1.500 cc empat silinder i-VTEC. Tenaga maksimalnya mencapai 118 ps pada 6.600 rpm dan torsi maksimal sebesar 14,8 kg.m pada 4.600 rpm.

Honda Perkenalkan Honda Fuel Cell

Honda Perkenalkan Honda Fuel Cell
Honda memperkenalkan Honda Fuel Cell sebagai mobil tanpa gas buang (zero emission) dalam ajang pameran otomotif Bangkok International Auto Show 2018, 27 Maret 2018, di Bangkok. Dengan tema besar “Honda Vision 2030”, Honda memperkenalkan beberapa lini terbaru dari kendaraan ramah lingkungannya.
UNI-CUB β sebagai alat mobilitas personal yang dapat digerakkan ke segala arah dan Honda RoboCas sebagai troli canggih multi fungsi bertenaga listrik. Selain itu, booth Honda juga menampilkan berbagai mobil sporty seperti Honda Civic Hatchback dengan warna baru Rallye Red, Honda BR-V Sport Package dan Honda Brio Amaze Black Sport Edition.


Melalui pameran ini kami ingin memperkenalkan visi 2030 kepada masyarakat, di mana kami bertujuan membangun teknologi canggih untuk membantu mobilitas manusia dengan semangat ‘Power of Dreams’ menuju masyarakat yang aman berkendara dan bebas karbon,” Pitak Pruittisarikorn selaku Chief Operating Officer Honda Automobile Co. Ltd (Thailand)

Di ajang BIMS 2018, booth Honda menampilkan tiga tema utama, diantaranya Mobility Technology melalui Honda Clarity Fuel Cell sebagai mobil hidrogen dengan emisi nol dan memiliki performa superior yang fun-to-drive. Mobil ini menjadi sedan 5-seater pertama di dunia yang dilengkapi fuel cell sebagai sumber tenaga listrik dikombinasikan dengan sistem powertrain yang memiliki tenaga maksimal setara dengan mesin V6. 
Dengan tank hidrogen terisi penuh, Honda Clarity Fuel Cell memiliki jarak tempuh mencapai 750 km atau setara dengan konsumsi bahan bakar 28,3 km/l berdasarkan rating EPA. Selain itu, mobil ini dibangun dengan basis 3-in-1 yang menghasilkan tiga pilihan sumber energi yaitu Clarity Plug-in Hybrid, Clarity Electric dan Clarity Fuel Cell.

Mazda CX-3 Versi Facelift Hadir di NewYork Auto Show 2018

Mobil baru - Pabrikan mobil asal Jepang yakni Mazda teryata diam-diam tampilkan CX-3 versi facelift di ajang pameran otomotif berkelas international New York Auto Show 2018. Mungkin karena tidak berubah signifikan sehingga informasinya pun juga tidak tersebar ke mana-mana.

Menurut yang diberitakan Carscoops, perubahan tampilannya itu ada sedikit pada bagian grill beserta reflektor headlamp untuk menunjang perubahan desainnya. Selain itu tidak ada perubahan desain pada bumper depannya namun hanya  ada penambahan krom di sisi bawah. 



Ke bagian samping, Mazda hanya menambahkan krom di sisi bawah seperti bumper bagian depan sehingga seolah menyatu dari depan ke samping hingga ke bagian bawah bumper belakang. Lampu belakang LED-nya juga diberi sedikit penyegaran.

Untuk fitur-fitur, tidak ada penambahan yang berarti. Namun pihak Mazda Amerika mengatakan bahwa kini CX-3 di sana mendapatkan Electronic Parking Brake.

Pada bagian interior, Mazda hanya memberikan perubahan pola jok kulitnya yang dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pengemudi serta penumpangnya.

Sedangkan mesinnya, Mazda CX-3  minor change ini tetap mengandalkan mesin Skyactiv-G 2.000 cc empat silinder yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 148 dk dengan torsi 200 Nm. Mesin tersebut diklaim dapat menambah efisiensi berkendara tanpa mengurangi perfoma. Kehadiran teknologi Mazda G-Vectoring Control membuat handling atau pengendalian kendaraan semakin mudah.

Beda Aki Basah Dengan Aki Kering

Baterai (accu/aki) merupakan salah satu bagian terpenting yang sangat vital terutuma bagi kendaraan yang telah mengaplikasikan sistem ECU ( electronic control unit). Bila ada kerusakan pada aki akan mengakibatkan kinerja mesin tidak baik, bahkan mesin akan mati Kerusakan pada aki akan mengakibatkan tak bisa berfungsinya kendaraan dengan baik, bahkan mesin akan mati mendadak atau sulit dinyalakan.





Bagi pemilik kendaraan atau pengguna kendaraan pribadinya perhatikan secara berkala kondisi dan performa aki agar tetap prima.

Secara umum aki terdiri dari dua jenis, yakni aki basah dan aki kering. Aki basah menggunakan cairan asam belerang (sulfuric acid) aki basah adalah aki yang berisi cairan asam belerang (sulfuric acid). Sementara aki kering tidak sepenuhnya kering karena di dalamnya masih terdapat cairan elektrolit atau gel.

Cermat memantau air aki basah
Tentunya kedua jenis aki ini pun memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kami akan memaparkan jenis aki yang lazim digunakan di Indonesia serta perawatannya, agar pasokan listrik kendaraan Anda tak memiliki masalah.

Pada aki basah, selain banderolnya lebih murah ketimbang aki kering, jika aki mulai drop atau tekor, maka Anda masih dapat diperbaiki dengan cara mengurasnya. Soal perawatan, aki jenis ini tentunya harus diperhatikan secara ekstra. Anda harus rajin-rajin memantau garis toleransi air aki agar performa aki tetap berjalan maksimal.

Cairan elektrolit aki (air aki) merupakan bagian penting dari aki basah. Cairan itulah yang memasok arus listrik pada kendaraan. Berkurangnya cairan bisa disebabkan penguapan dari efek hawa panas mesin, atau karena kerusakkan pada komponen lain.

Kemudian, jika kendaraan Anda menggunakan jenis aki basah, ada baiknya mesin dipanaskan dulu selama sekitar 10 menit sebelum kendaraan dijalankan.

Tindakan lain agar pemakaian aki basah lebih awet adalah mematikan semua perangkat yang menggunakan arus listrik, terutama pada mobil--seperti AC dan Audio, sebelum mematikan mesin mobil.

Hal itu bertujuan agar saat kembali menghidupkan mobil, arus listrik dari aki terfokus pada starter mesin saja. Tentunya aki akan lebih awet dan performanya terjaga.

Walau lebih mahal, aki kering lebih stabil
Aki kering dijual lebih mahal dari aki basah. Namun Anda tak perlu repot-repot mengecek air aki, karena aki jenis ini tak bisa dilakukan isi ulang. Oleh karena itu aki kering kerap disebut aki MF (maintenance free/bebas perawatan).

Untuk iklim tropis dengan temperatur udara yang cenderung panas seperti di Indonesia, Otomania menilai aki kering lebih baik untuk digunakan. Pasalnya, saat kendaraan dipakai mengarungi udara panas, cairan pada aki kering tak mudah menguap seperti pada aki basah.

"Penguapan di aki kering tetap terjadi namun minim, akan habis dalam waktu setahun sampai satu setengah tahun. Maka dari itu kami menyebutnya maintenance free," terang Agustono Santoso, Area Manager Yuasa Battery Indonesia.

Sedangkan, menurut Kepala Departemen Quality Yuasa Battery Indonesia, Sukirman, saat ini aki kering memang lebih dominan digunakan pada kendaraan era modern yang menunjang banyak fitur berbasis listrik, seperti sensor dan ECU.

Hal ini karena aki kering memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan aki basah.

Hal lain yang membedakan aki kering dan basah adalah bahan dasar yang digunakan. Jika aki basah menggunakan timah yang mengandung antimoni, maka aki kering menggunakan timah yang mengandung kalsium.

"Timah antimoni itu menimbulkan penguapan sangat banyak, sehingga harus sering tambah cairan aki (cairan elektrolit). Sementara untuk timah kalsium sangat sedikit, karena memiliki seramik filter dan bagian lainnya yang berfungsi hanya mengeluarkan gas saja," jelasnya lagi.

Perawatan yang perlu dilakukan untuk aki kering adalah mengecek tegangannya secara berkala, yang bisa dilakukan saat melakukan servis rutin kendaraan. Beberapa toko penjual aki kering biasanya juga menyediakan jasa pengecekan itu.

Jika pada saat dicek tegangan aki kering mengalami penurunan, maka bisa dilakukan pengecasan atau yang biasanya disebut dengan setrum aki.

Dalam pemakaian normal, baik aki kering maupun basah bisa bertahan hingga dua tahun. Namun, seperti telah dijelaskan di atas, aki basah mesti rutin dicek dan diisi elektrolitnya jika sudah berkurang. Hal yang tak perlu dilakukan jika menggunakan aki kering.

Toyota Supra Terbaru Hadir Versi Balap

Mobil baru - Teka-teki kebangkitan Toyota Supra mulai terjawab setelah munculnya GR Toyota Supra Race Car Concept resmi muncul hari ini secara global. 



"Supra telah bangkit untuk pertama kalinya setelah enam belas tahun berhenti eksis," tulis Toyota Gazoo Racing dalam akun sosial media resminya (6/3). Jadi, foto-foto Supra yang dirilis ini merupakan versi balap hasil racikan Gazoo Racing.

Toyota belum mengumumkan kapan tepatnya versi produksi massal dari Supra ini akan meluncur. Namun dari berbagai informasi yang beredar, konsumen baru bisa memilikinya di 2019.

Semoga saja versi produksi massalnya tetap mengusung aura tema aerokit sangar seperti versi balapnya. Dan yang jelas secara dimensi, Supra 'reborn' ini punya dimensi yang lumayan compact.

Sampai berita ini disusun, Toyota maupun divisi balapnya, Gazoo Racing, belum memberi keterangan resmi mengenai spesifikasi mesin, sasis dan figur tenaganya.

Suzuki Maruti India Hadirkan Ciaz 1500cc

Mobil baru - Maruti Suzuki selaku atpm Suzuki di India kabarnya tidak akan mengandalkan mesin bensin 1.400 cc untuk Ciaz facelift. Dilansir dari  Indianautosblog.com, disinyalir Suzuki Ciaz facelift akan mendapatkan mesin bensin berkapasitas 1.500 cc.


Hal tersebut diduga kuat untuk menyaingi lontaran tenaga para pesaingnya, seperti Toyota Vios dengan daya 107 dk dan torsi 140 Nm dan Honda City yang sanggup menggelontorkan tenaga 118 dk dan torsi 145 Nm. Saat ini Suzuki Ciaz dibekali mesin bensin dengan kapasitas 1.400 cc yang hanya sanggup mengalirkan daya 92 dk dan torsi 130 Nm. Meski demikian, belum ada klaim kemampuan dari mesin terbaru yang diusung Suzuki Ciaz facelift.

Tengah diketahui sebelumnya, Ciaz facelift akan mendapatkan penyegaran dari berbagai sisi. Desain lampu depan, grill dan desain lampu belakang terlihat lebih modern ketimbang model saat ini. Low sedan Suzuki ni akan memiliki kisi radiator yang lebih lebar, aksen krom yang lebih banyak,  desain foglamp baru dan bumper yang lebih dinamis.

Suzuki Ciaz di India akan dibanderol dengan harga 8 Lakh atau sekitar Rp 169 juta. Mungkinkah Suzuki Ciaz facelift meluncur lebih dulu di tanah air daripada di India? Kita tunggu saja.

Suzuki SX-4 S-Cross Facelift Versi Indonesia Siap Hadir

Suzuki SX-4 S-Cross facelift yang telah muncul di beberapa negara kini sudah termonitor di Indonesia! Keberadaan S-Cross facelift ini tertangkap kamera tengah diangkut truk distribusi


Foto yang kami dapat dari salah seorang sumber terpercaya ini (9/10), disebutkan berlokasi di daerah Bekasi, Jawa Barat. Belum jelas, akan dibawa ke mana crossover tersebut.

Dari petunjuk ini pun bisa disimpulkan Suzuki akan merilis S-Cross facelift dalam waktu dekat. Sebab, S-Cross facelift ini sudah bermunculan di kawasan Asia, mulai dari Jepang, Taiwan, Tiongkok dan India.

Bahkan sebenarnya, beberapa pekan ketika SX-4 S-Cross resmi melantai di tanah air media 2016 silam, versi facelift-nya langsung muncul di Eropa dan wujudnya sama persis dengan penampakan Spy Shot ini.

Saat ini S-Cross hadir di Indonesia dengan mesin tipe bensin berkubikasi 1.500 cc, tenaganya di angka 107 dk. Hanya tersedia dalam satu varian, S-Cross termurah di angka 249 juta OTR Jabodetabek. Kira-kira kenaikan harganya seteah facelift jadi berapa, ya? Mobil baru

Mirage GLS, Inilah Yang Didapat

Mitsubishi Mirage tersedia 3 varian yakni GLX, GLS dan Exceed. Ketiga varian tersebut di bedakan dari segi fitur dan pilihan transmisi saja. Exceed dan GLS memakai CVT sedangkan GLX hanya manual. Membahas mengenai Mirage GLS, merupakan varian tengah yang memadukan kelengkapan Exceed dan GLX. Dengan harga Rp 185 juta (OTR Jabodetabek), apa saja yang dimiliki Mirage GLS?


 
Menilik desain eksteriornya mengkombinasikan tipe GLX dengan Exceed. Secara fisik lebih sama seperti GLX, misalnya, tanpa ada lampu kabut, tidak ada ornamen krom di area air dam depan, tanpa sein di spion dan belum memakai rear spoiler. Tapi yang paling membedakan dengan GLX, pemakaian pelek 15-inci two-tone dengan ukuran ban 175/55 yang sama seperti di Exceed. Itu saja, selebihnya merupakan bagian dari penyegaran yang terjadi tahun lalu. Perubahannya tidak banyak, hanya meliputi bemper depan dan belakang saja.

Interior pun mengikuti Mirage GLX. Tampak sederhana tapi rapi dengan kualitas buatan di atas rata-rata rival sekelasnya. Material jok berubah pola di versi facelift dan belum ada head rest serta pelipatan 60:40 di kursi belakang. Setir juga polos tanpa tombol audio switch control. Tersedia Multi Information Display (MID) di dalam panel instrumen desain baru. Di dalamnya termasuk informasi odometer, service reminder, driving range, konsumsi bahan bakar, temperatur luar dan pengaturan cahaya iluminasi.

Panel center stack juga sama seperti Exceed. Terlihat mewah dan solid dalam satu bidang bernuansa hitam glossy. Bagian itu terdiri dari sistem audio terintegrasi yang tergolong biasa saja fiturnya. Tidak ada fitur koneksi smartphone apapun. Hanya mengandalkan pemutar CD, radio dan USB port. Mirage lebih mengandalkan Auto A/C yang dapat mengatur suhu kabin secara otomatis. Fitur yang juga ada di kompetitor lain.

Soal fitur kenyamanan, keamanan dan keselamatan tergolong tidak ada yang istimewa, karena mengambil Mirage GLX sebagai basis. Belum dilengkapi Keyless Operating System (KOS) seperti di Mirage Exceed, sehingga masih perlu anak kunci untuk menyalakan mesin dan tanpa adanya fitur immobilizer. Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brake Distribution (EBD) sampai sensor parkir belakang juga nihil, yang ada hanya dual SRS airbag untuk pengemudi dan penumpang depan - Mobil baru

Mesin 3A92 3-silinder 1,2-liter DOHC MIVEC bertenaga 77,5 PS dan torsi 100 Nm, terkenal irit dan juga lumayan kencang. Apalagi dipasangkan transmisi CVT INVECS III yang dari beberapa kali pengujian bisa lebih irit dari transmisi manual. Dan tentunya, bebas pegal untuk pemakaian dalam kota. Dari segala yang ditawarkan Mirage GLS, harga Rp 185 juta memang terlalu tinggi. Eksistensinya pun terancam Suzuki Ignis yang memiliki harga lebih murah untuk varian tertingginya.

Toyota Crown Versi Konsep Hadir di Tokyo Motor Show

Mobil baru - Toyota Crown lama tak terdengar kabarnya, dan kini siap akan hadir di pameran otomotif Tokyo Motor Show 2017. Namun Toyota Crown yang akan dipamerkan masih berupa mobil konsep. 

 

Disebut sebagai Crown Concept, Toyota membangun Crown baru dari awal. Dengan arsitektur baru, Toyota New Global Architecture (TNGA) dan pengujian di lintasan Nurburgring, Jerman. Toyota berharap Crown menjadi lebih ringan, rigid, responsif, stabil, mudah dan menyenangkan dikemudikan. Toyota ingin Crown memberikan pengalaman terbaik.

Dalam siaran rilis disertai data, Toyota Crown Concept memiliki panjang 4.910 mm, lebar 1.800 mm dan 1.455 mm untuk tingginya. Sedang jarak sumbu roda 2.920 mm. Angka itu sedikit lebih panjang dari generasi terakhir yang dijual, termasuk jarak sumbu rodanya. Berarti, Crown Concept lebih besar dan kabinnya jadi lebih lapang. Untuk desain eksteriornya, Crown Concept juga tampil lebih tajam dari sebelumnya. Bagian wajah agresif dengan grille yang besar, headlight tajam, profil samping yang kekar dan overhang belakang panjang.

Belum ada informasi detail lainnya. Hanya pada model produksinya nanti, Crown baru dilengkapi Data Communication Modules (DCM) sebagai standarnya. Sistem itu bisa mengumpulkan data dari mobil maupun arus lalu lintas, kemudian mengolah informasi itu untuk memberikan semacam solusi bagi permasalahan sosial. Salah satunya berusaha membantu mengurangi kemacetan dan kepadatan lalu lintas.

Rencananya, Crown baru mulai dilepas ke pasar pada musim panas di Jepang tahun depan. Untuk pasar negara lain, Crown baru juga ditawarkan dengan label dan balutan yang lebih mewah melalui brand Lexus. Pasalnya Lexus digosipkan meluncurkan mobil baru untuk menggantikan model sedan besar GS. Basis yang digunakan pada Lexus GS yang beredar sebelumnya kurang lebih mendekati Crown baru itu. Semuanya masih spekulasi dan rumor belaka. Informasi lengkapnya tersedia saat Tokyo Motor Show 2017 berlangsung.